Thursday, 29 September 2011

Amazing Journey part 1


Apa salah hamba-Mu ini ya Allah, sampai - sampai kau memberikan cobaan yang berat ini kepadaku. Ini nih perjalanan gue yang paling paling sulit menjengkelkan, menyebalkan, mentidakenakkan (ada gitu ya kosakata gini dalam bahasa Indonesia), pokoknya bener - bener deh perjalanan gue kali ini. Semua  berawal dari akhir liburan gue di kampung. Kenapa gue sebut kampung? Karena emang di tempat itu nggak ada mall. Emang gitu ya definisi kampung. Baru tau.


Sebenernya gue mau balik ke Jakarta itu tanggal 4 Juli, tapi karena bus pada penuh dan kondisi fisik gue yang kurang fit, gue memutuskan buat balik tanggal 5 aja. Bus yang biasa gue tumpangin (pake bayar juga) adalah Pahala Kencana atau nggak Akas Asri. Kenapa gue pilih kedua bus itu? Karena cuma 2 merk bus itulah yang ada di daerah gue (sedih amat!). Pas gue tanya tanggal 4 itu, mereka bilang kalau busnya udah pada penuh. Si ibunya bilang "Kalau pas liburan emang penuh begini mbak, nggak pesen - pesen dari kemarin sih." Gue cuma bilang "Oh gitu ya bu." Si ibunya menawarkan untuk menaiki bus merk lain. Gue bingung. Bukannya cuma ada dua bus itu doang ya di kota tercinta gue ini. Eh, ternyata ada satu lagi, namanya Safari Dharma Indah atau Safari Dharma Indra gitu, abisnya panjang banget sih namanya, udah kayak nama orang aja.

Dilihatlah sama si ibunya kursi kosong di bus tersebut (gue nggak mau ngetik namanya, ntar kelamaan, sebut aja bus tersebut). Ternyata … jeeeng jeeeng, kursi yang kosong adalah dibagian belakang. Mampus deh, apakah artinya itu? Yup, gue duduk deket kamar mandi alias WC alias tempat kencing yang pastinya bakalan bau banget. Gue pikir tuh bentar. Mau nggak ya? Tapi si ibu bilang cuma tinggal bus tersebut aja yang tersedia, yang lain udah penuh. Dengan berat hatipun gue mengiyakan buat naik bus tersebut.
-to be continued-

0 comments:

Post a Comment